Menghadiri misa pernikahan keponakan, khotbahnya ko ya dalem banget. Jadi semacam reminder yang menyemangati.

Kalau hari-hari pernikahan di depan sana tak sedang mulus, ingatlah 7 hal ini ...
1. Ingat tujuan kalian menikah itu untuk apa?
Mempelai wanita bilang untuk bahagia. Romo
setuju, aku sepakat, umat yang hadir juga manggut-manggut, maka usahakanlah saling membahagiakan pasangan setiap harinya.
2.
Karena perkawinan Katolik tidak mengenal perceraian, “Sebab apa yang
telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia” maka penting
dicatat ANAK bukan alasan untuk mempertahankan pernikahan.
Bahagia sejahtera hati suami dan istrilah yang kudu dihidupi.
3.
Percayalah, pada perjalanannya hati bahagia sejahtera itu ada banyak
pasang surutnya, maka setiap kita harus BERANI:
- Berani saling melengkapi
- Berani saling permisi, minta tolong
- Berani saling mengucap terima kasih
dan yang terberat berani saling mengampuni, berani saling memaafkan!
4. Pentiiiing banget (berasa Romo ngomongnya ke aku
)

“Jangan lupa MANDI sebab di luar sana banyak yang lebih menarik.”
5. Hati-hati pada mereka yang datang bukan “Mulai dari Nol”
Banyak yang mau begitu. Mereka yang datang di tengah perjalananmu, di saat hidupmu jauh lebih baik. Dari segi penampilan, kemapanan, karier...
Ingat selalu partner hidupmu yang mau menerimamu dari apa adanya, menemanimu dari nol dan tetap setia tumbuh bersamamu!
6. Be wise sama hapemu, medsos, email dan sebangsanya yang bikin hubungan kalian malah jadi berjarak.
Jangan
hanyut sama mereka yang muja-muji, lendat-lendot berkedok best friend
atau apalah-apalah tapi pelan-pelan menggerogoti keutuhan keluarga.
7. Kalau ada MASALAH dalam pernikahan jangan lari sama ortu, atau cerita sama yang bikin nyaman. Sebab bukan tak mungkin objektivitas mereka jadi kabur karena lebih membela kita.
Carilah mereka yang bisa jernih melihat permasalahan dan syukur-syukur bisa bantu kasih solusi.

Selamat mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga. Enjoy the journey.
#jurnalsrijembarrahayu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar